SUSUNAN ACARA MICE - Pengelolaan MICE Kelas XI - Bab 6
Kompetensi Dasar:
3.6. Menganalisis susunan Acara MICE.
4.6. Menyusun MICE.
Tujuan Pembelajaran:
Setelah
mempelajari bab ini, siswa diharapkan mampu:
1.
menjelaskan
susunan acara MICE,
2.
memahami
susunan acara MICE, serta
3.
membuat
susunan acara MICE.
Siapa yang tidak mengenal susunan acara atau biasa
disebut dengan rundown acara? Anda yang gemar berorganisasi atau sering menjadi
panitia kegiatan pasti tidak asing dengan rundown.
Susunan acara atau rundown acara ini
merupakan salah satu bagian penting dalam penyelengaraan acara MICE.
Apa
itu susunan acara atau rundown acara?
Susunan acara atau rundown acara
merupakan suatu perencanaan untuk memperlancar suatu acara sehingga berjalan
sesuai rencana atau sistematis untuk efisien waktu yang membutuhkan persiapan
matang. Dengan adanya rundown, persiapan dapat dilakukan dengan mudah dan acara
berjalan lancar.
A. Memahami Acara
Acara merupakan suatu kegiatan yang telah disusun
secara matang oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Acara merupakan salah satu
bagian yang tidak terpisahkan dalam penyelengaraan MICE.
1. Klasifikasi
Acara
Terdapat tiga bentuk acara yang perlu diketahui oleh
penyelenggara MICE. Dengan mengetahui jenis dan klasifikasi acara maka
penyelenggara MICE dapat mengatur langkah lebih lanjut mengenai ruang lingkup
acara yang akan digelar dan menyesuaikan dengan klasifikasi acaranya. Adapun
klasifikasi acara dibedakan menjadi 3.
a. Acara
formal
Acara formal ialah suatu acara
yang memiliki aturan baku dan setiap aturannya harus dipatuhi oleh para hadirin
atau orang-orang yang datang. Penanda acara formal ini yakni adanya susunan
acara yang sudah disusun, menggunakan bahasa yang formal atau resmi, dan
hadirin yang datang memakai pakaian sesuai dengan acara.
Contoh acara formal antara lain
upacara bendera, ibadah umum, upacara pemberkatan, wisuda, upacara pelantikan,
upacara adat, seminar dan upacara kenegaraan. Nama pembawa acara yakni MC
(Master of Ceremony), liturgos, protokol, pranata cara, moderator, dan WL
(pemimpin pujian).
b. Acara
semi formal
Acara semi formal ialah suatu
acara yang aturan di dalamnya tidak terlalu resmi, tetapi menggunakan bahasa
yang baik dan sopan. Dalam cara ini, terkadang memiliki aturan berpakaian dan
terkadang pakaian yang dipakai bebas.
Contoh acara semi formal antara
lain pentas seni sekolah, acara pemberian penghargaan, pagelaran musik, ulang
tahun sekolah, peresmian gedung, ulang tahun perusahaan, perayaan HUT RI, dan
lain-lain. Adapun nama pembawa acara yakni MC dan presenter.
c. Acara
nonformal
Acara nonformal ialah suatu acara yang aturan
berbahasa dan berpakaiannya bebas. Contoh: ulang tahun teman, talk show,
reality show, arisan, lomba-lomba, pesta-pesta pribadi, serta acara musik dan
konser musik. Adapun nama pembawa acaranya yakni MC, presenter, host, dan VJ.
2. Macam-Macam Acara dalam MICE
Acara MICE terbagi menjadi 4 macam.
a.
Meeting
MICE dalam penyelenggaraannya
akan melakukan perancangan keseluruhan acara pertemuan sesuai yang diinginkan
para klien. Teknis dari meeting ini biasanya klien akan mendiskusikan beberapa
hal dengan EO, mulai dari tanggal, jumlah peserta, tempat yang diinginkan, dan
lain-lain. Apabila dibutuhkan, EO akan memberikan beberapa masukan.
Setelah itu, mulai merancang dan
memesan tempat untuk pertemuan. Namun acara besar seperti rapat atau pameran
biasanya akan memakan waktu yang agak lama untuk mempersiapkan segalanya,
bahkan turut serta dalam mencari sponsor.
b. Musik
dan hiburan
Dewasa ini acara hiburan dan
musik sangat populer di berbagai kalangan. Acara konser musik dengan artis
lokal maupun mancanegara bukanlah hal yang asing. Event organizer tidak hanya merancang acara dan tempat, namun juga
ikut andil dalam proses mencari sang artis untuk tampil pada acara konser tersebut.
Gambaran daftar pekerjaan EO di
bidang musik salah satunya mendiskusikan tempat, tanggal, desain panggung,
hingga kebutuhan sang artis. Selain itu, event
organizer juga berperan dalam mencari mitra, sponsor, dan media partner
dengan tujuan agar acaranya terkenal dan sukses.
c. Acara
pertemuan keluarga
Saat keluarga besar berkumpul
bersama akan menjadi hari yang membahagiakan. Tidak hanya keluarga, namun acara
kumpul bersama anggota komunitas atau perusahaan juga dibutuhkan dalam rangka
menjalin hubungan kekeluargaan para anggota dan karyawan.
Selain itu, tidak jarang ada
suatu acara reuni yang turut mengundang keluarga para karyawan untuk ikut
memeriahkan suasana kebersamaan di suatu tempat. Dalam hal, ini event organizer
pun hadir untuk membantu mengatur acara mulai dari tempat, kegiatan, MC, dan
sebagainya.
d. Peluncuran
produk baru
Ketika ada sebuah produk baru
perlu adanya sebuah kepanitiaan untuk melakukan promosi dan mengelola acara
tersebut. Hal ini bertujuan agar produk yang dikenalkan dapat disampaikan
dengan tepat kepada masyarakat. Pihak EO harus tepat menentukan tanggal dan
lokasi agar acara tersebut ramai dan sukses.
Selain itu, strategi dan cara
pemasaran pun turut dilakukan perancangan dengan tepat. Hal tersebut bertujuan
agar produk yang dikenalkan mendapat banyak konsumen dan bahkan menjadi trend.
Salah satu hal yang dapat dijadikan pertimbangan untuk menarik konsumen yakni
adanya diskon dan replika maskot.
e.
Seminar
Pihak penyelenggara MICE sering
menyediakan jasa penyelenggaraan sebuah seminar atau pelatihan kepemimpinan
yang banyak dibutuhkan perusahaan perusahaan. Hal ini bertujuan membekali
karyawan perusahaan tersebut rasa kepemimpinan yang baik dan loyalitas terhadap
perusahaan.
Daftar paket yang dimiliki
penyelenggara MICE sudah siap ditawarkan kepada para perusahaan yang ingin
bekerja sama. Mulai dari pembicara, materi, dan metode pelatihan semua
ditangani oleh event organizer. Apabila semakin terkenal pembicara pelatihannya
akan semakin mahal tarif pelatihannya.
f. Tour
wisata
Istilah lain dari penyelenggara
tour wisata adalah sebagai event organizer. Hal ini karena penyelenggara tour
wisata juga melakukan pengaturan keseluruhan acara wisata. Semua sudah
direncanakan oleh pihak penyelenggara, mulai dari berangkat, kendaraan yang
digunakan, tempat-tempat yang dituju, penginapan, hingga konsumsi.
Paket yang ditawarkan
bermacam-macam sesuai tempat tujuan, level pelayanan, atau lama perjalanan.
Paket tersebut disesuaikan dengan kuota yang disediakan dan promo yang
berlangsung. Dengan adanya event organizer tour wisata akan memudahkan para
pelanggan atau klien untuk menikmati liburan dengan santai.
g. Seni
dan budaya
Saat ini acara budaya dan seni berkembang pesat
seperti festival kebudayaan atau pementasan seni. Terselenggaranya festival
kebudayaan menjadi hal yangnsangat diminati oleh berbagai kalangan karena
memberikan sesuatu yang berbeda dengan aktivitas sehari-hari. Acara seni
seperti pertunjukan alat musik, tarian, pameran lukisan, atau pameran seni
lainnya banyak diminati oleh pecinta seni. Dalam mewujudkan acara tersebut,
diperlukan tim event organizer agar penyelenggaraan acara tersebut berjalan
dengan sukses.
3. Pihak yang Terlibat dalam
Acara
Terdapat beberapa pihak yang tercantum dalam suatu
acara antara lain sebagai berikut.
a.
Protokol/keprotokolan
Kegiatan yang berkaitan dengan
aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi aturan tata
tempat, tata upacara, dan tata penghormatan sebagai bentuk penghormatan bagi
seseorang sesuai dengan jabatan/kedudukan dalam negara, pemerintahan, atau
masyarakat.
Arti protokoler menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
yakni berhubungan/berkaitan dengan sistem dengan protokol atau sifatnya
keprotokolan. Protokoler dalam arti luas adalah seluruh hal yang mengatur
pelaksanaan suatu kegiatan, baik dalam kedinasan/kantor maupun masyarakat.
b. MC
Pembawa acara adalah orang atau petugas yang
melakukan pengumuman jalannya suatu acara. Acara ini dilakukan sejak awal
pembukaan acara sampai penutupan. Pimpinan pelaksana upacara/acara dengan tugasnya
melakukan pengaturan sejak persiapan hingga jalannya acara dan hal-hal yang
berkaitan dengan pelaksanaan acara. Dalam suatu kegiatan, MC dapat dibantu
dengan pembawa acara (announcer) atau sering kali MC merangkap menjadi pembawa
acara.
4. Peranan Pewara dan Protokol
dalam Acara MICE
Pembawa acara (pewara) atau lebih
dikenal dengan Master of Ceremony (MC) dan protokol berkaitan dengan
pelaksanaan suatu acara. Sukses atau tidak di sebuah acara MICE pada dasarnya
bergantung pada pewara dan protokol.
a. Pewara
(MC)
Belakangan ini pewara menjadi
salah satu profesi yang banyak menarik minat masyarakat, khususnya generasi
muda untuk menekuninya. Menjadi seorang pewara selain dapat membawa seseorang
menuju jenjang popularitas, ternyata secara ekonomis dapat menjadi profesi yang
menjanjikan sebagai sumber pendapatan. Namun menjadi seorang pewara bukanlah
suatu hal yang mudah.
Terdapat beberapa persyaratan
yang harus dipenuhi, antara lain memiliki penampilan menarik, memiliki rasa
percaya diri yang tinggi, memiliki kemampuan berbahasa yang baik dan benar,
memiliki warna suara yang berkarakter dan olah vokal yang baik, berpengetahuan
luas, berjiwa periang atau memiliki sense
of humor, serta memillki gerakan tubuh yang mengesankan.
Dalam pelaksanaan suatu acara,
pewara mempunyai tugas pokok, yaitu membuka acara, memandu acara, dan menutup
acara. Dalam membuka pewara harus menunggu isyarat dari pelaksana kegiatan/panitia
bahwa acara dapat dimulai. Setelah menerima isyarat, pewara membuka acara yang
diawali dengan salam pembuka dan sapaan penghormatan kepada tamu kehormatan
(VVIP/VIP) serta undangan lainnya.
Dalam memandu acara, pewara
mempersilakan seseorang untuk menyampaikan laporan, sambutan, pidato, atau
ceramah. Dalam hal ini, pewara cukup dengan mengonsentrasikan diri pada judul
acara dan nama pembicara. Apabila seseorang pembicara memiliki gelar atau
pangkat, sebutkan nama, gelar, dan pangkat tersebut dengan benar.
b.
Protokol
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8
Tahun 1987 tentang protokol disebutkan bahwa protokol adalah serangkaian aturan
dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi aturan tata tempat, tata
upacara, dan tata penghormatan sehubungan dengan penghormatan kepada seseorang
sesuai dengan jabatan.
Tata tempat merupakan aturan
tempat bagi pejabat negara, pejabat pemerintah, dan tokoh masyarakat tertentu
dalam acara kenegaraan atau acara resmi. Berhasil atau tidak suatu acara dalam
MICE bergantung pada protokol. Oleh karena itu, protokol memegang peranan
penting dalam setiap acara yang dilakukan. Di dalam protokol terdapat ruang lingkup
tugas di antaranya
1.
segi
keupacaraan meliputi pelantikan dan serah terima jabatan, peringatan hari-hari
besar nasional, seminar;
2.
segi
kunjungan meliputi kunjungan kenegaraan, kunjungan resmi, dan penyelenggaraan
resepsi atau jamuan.
B. Susunan Acara
Pada sebuah acara MICE akan ada
sebuah susunan acara, mulai dari awal hingga akhir acara agar acara berjalan
dengan baik dan tersusun. Susunan acara tersebut dibawakan oleh pembawa acara
atau MC sebagai panduan untuk memimpin selama jalannya acara.
Adapun isi dari susunan acara
tersebut berbeda-beda, bergantung pada jenis acaranya. Misalnya pada sebuah
acara seminar maka isinya akan berbeda dengan acara pada peringatan proklamasi
kemerdekaan Indonesia. Demi kelancaran acara, penyelenggara membutuhkan susunan
acara.
1. Memahami Susunan Acara
Susunan acara adalah suatu
susunan dalam acara yang sudah tersistematis. Susunan acara memegang peranan
penting dalam penyelengaraan MICE. Dengan adanya susunan acara maka kegiatan
MICE dapat berjalan dengan lancar dan pembawa acara dapat dengan mudah
melaksanakan tugasnya.
2. Fungsi Susunan Acara
Berikut ini beberapa fungsi dari susunan acara.
a. Agar
acara lebih teratur
Dalam susunan acara MICE pada umumnya ditulis
lengkap mengenai acara apandan bagaimana nanti acara MICE akan berlangsung.
Susunan acara dibuat mulai dari awal hingga akhir. Salah satu gunanya adalah
agar acara yang berlangsung lebih teratur.
Setiap bagian acara dalam MICE akan diatur secara
lengkap dan teratur. Jadi, acara berjalan dengan rapi dan runtut. Hal ini untuk
mengetahui urutan acara tersebut mana yang lebih baik, dan tidak menimbulkan
kebingungan ketika acara berlangsung.
b. Menghemat waktu
Dengan adanya susunan acara MICE
maka Anda dapat menghemat waktu dan dapat menentukan berapa lama acara
penyelengaraan MICE akan berlangsung. Hal ini karena dalam susunan acara juga
ditulis berapa lama acara tersebut akan berlangsung. Misalnya acara kata
sambutan dua puluh menit, lalu acara opening lima belas menit, dan bagian acara
lainnya.
Dengan demikian, Anda dapat
memperkirakan berapa lama acara akan berlangsung. Jadi, acara Anda tidak akan
menghabiskan waktu yang sia-sia.
c. Mengoordinasi
panitia dan pengisi acara
Dengan adanya rundown maka
panitia dan pengisi acara yang bersangkutan dapat melakukan hal lebih baik.
Jadi, panitia tahu kapan harus melakukan sesuatu yang berkaitan dengan
berlangsungnya acara. Begitu juga dengan pengisi acara, ia tahu kapan akan
bersiap untuk mengisi acara sehingga tidak ada kesalahan.
d. Membuat semua bagian
menjadi terkoordinasi
Tidak ada bagian acara yang
meleset. Semua bagian acara tahu apa yang harus dilakukan, kapan melakukannya,
dan juga bagaimana cara untuk melakukannya.
3. Hal yang Diperhatikan dalam
Membuat Susunan Acara MICE
Susunan acara dibuat dengan
melakukan perencanaan yang matang terlebih dahulu.
Hal ini bertujuan agar susunan acara tersebut dapat
berjalan dengan lancar. Berikut beberapa hal yang wajib diperhatikan dalam
membuat susunan acara.
a. Jenis acara
Jenis acara seperti apa yang akan
dibuat susunan acaranya karena setiap kegiatan atau acara susunan acaranya pun
berbeda.
b. Bentuk acara
Terlebih dahulu Anda mengetahui
bentuk acaranya seperti apa, misalnya formal atau nonformal sebelum membuat
susunan acara. Hal ini karena susunan acara sangat erat kaitannya dengan materi
acara tersebut, bentuk acara, serta persiapan sarana prasarananya.
c. Alokasi waktu
Anda harus memastikan durasi
waktu yang diperlukan selama acara berlangsung dan pastikan jika susunan acara
yang dibuat tidak melebihi durasi waktu yang telah ditentukan.
d. Kreativitas
Kreativitas perlu diterapkan pada
sebuah susunan acara agar audiens tidak merasa bosan dengan acara yang dibuat.
e. Tidak melanggar
kaidah hukum dan norma yang berlaku.
Dalam membuat susunan acara MICE,
pihak penyelenggara harus mematuhi kaidah hukum yang berlaku dan harus mematuhi
norma-norma yang berlaku di wilayah tempat penyelengaraan MICE.
4. Tahap-Tahap Membuat Susunan
Acara
Berikut ini penjelasan mengenai cara atau
tahap-tahap dalam membuat susunan acara yang baik.
a.
Susunan
acara pada umumnya dibuat oleh pantia yang masuk dalam bidang acara.
b.
Pembuat
susunan acara atau rundown acara harus selalu memantau jalannya acara MICE yang
telah dibuat.
c.
Usahakan
waktu yang telah dibuat pada susunan acara atau rundown acara sesuai dengan
jalannya acara (tidak terlambat atau lebih cepat).
d.
Perlengkapan
yang dibuat harus dikoordinasikan dengan panitia dari bidang perlengkapan.
e.
Penanggung
jawab adalah orang atau panitia yang bertanggung jawab atau yang memimpin atas setiap
bagian acara yang menjadi bagian tanggung jawabnya. Penanggung jawab ini lebih
baik hanya berjumlah satu orang atas setiap bagian dari acara MICE. Apabila
penanggung jawab terlalu banyak akan terjadi perdebatan akibat perbedaan
prinsip masing-masing dari mereka.
f.
Penanggung
jawab ini dapat laki-laki dan perempuan, bergantung pada
g.
kesesuaian
posisinya.
h.
Sebaiknya
sebelum acara dimulai, setidaknya satu hari sebelum acara seluruh panitia dan
semua yang terlibat dalam acara atau kegiatan harus melakukan gladi bersih
terlebih dahulu agar dapat menyesuaikan dengan waktu yang ada di susunan acara.
i.
Seluruh
panitia harus berkoordinasi dengan baik sesuai dengan susunan acara yang telah
dibuat.
j.
Usahakan
harus saling percaya antarpanitia dan bertanggung jawab atas apa yang telah
ditugaskan atau sesuai dengan tugas masing-masing.
5. Contoh susunan acara dalam
MICE.
Berikut Merupakan Contoh Susunan Acara dalam
Kegiatan MICE
a. Contoh Susunan Acara Perjalanan Wisata
Susunan Acara Perjalanan
Wisata
Hari Pertama
1. 06.00-06.15 Berkumpul di Pelabuhan Kali Adem
Muara Angke-meeting point (tim kami akan menjemput Anda untuk naik kapal).
2. 06.15-06.30 Mencari posisi yang nyaman di dalam kapal.
3. 06.30-07.30 Bagi yang belum sarapan, sarapan dahulu atau
ngopi-ngopi sambil berfoto.
3. 07.30-10.00 Kapal berangkat menuju Pulau Tidung.
4. 10.00-10.15 Sampai di Pelabuhan Pulau Tidung langsung
menuju ke penginapan.
6. 10.15-10.30 Istirahat sejenak sambil menikmati hidangan
makan siang yang sudah disiapkan.
7. 10.30-12.30 Bersepeda menuju Saung Cemara Kasih menikmati
suasana pantai (foto-foto).
8. 12.30-13.00 Kembali ke penginapan siap-siap untuk
snorkeling.
9. 13.00-16.00 Naik kapal snorkeling dan snorkeling 3 spot
(jika cuaca mendukung).
10. 16.00-16.30 Naik banana boat di area Jembatan
Cinta (jika paket).
11. 16.30-17.00 Balik menuju penginapan salin
pakaian/bilas.
12. 17.00-18.00 Ke Tanjung Barat hunting sunset
(foto-foto).
13. 18.00-18.30 Kembali ke penginapan.
14. 18.30-19.00 Istirahat sejenak dan mandi bagi yang
belum mandi.
15. 19.00-20.00 Makan malam.
16. 20.00-23.00 BBQ + (orgen tunggal atau karaoke jika
request/di luar include)
17. 23.00-05.00 Istirahat setelah sehariaan menjelajah
(tidur).
Hari Kedua
1. 05.00-07.00 Bangun pagi ke Jembatan Cinta hunting sunrise
(foto-foto).
2. 07.00-07.30 Kembali ke penginapan.
3. 07.30-08.00 Breakfast.
4. 08.00-09.00 Mandi dan packing.
5. 09.00-10.00 Check-out, langsung menuju dermaga.
6. 10.00-10.15 Kapal berangkat menuju Muara Angke Jakarta.
b. Contoh Susunan Acara Seminar

Comments
Post a Comment